Sejarah singkat IGTKI

HOME TENTANG KAMI SEJARAH IGTKI VISI DAN MISI ORGANISASI PROGRAM KEGIATAN GALERY 

SEJARAH IGTKI

         SEJARAH BERDIRINYA IKATAN GURU TAMAN KANAK-KANAK INDONESIA
(IGTKI)

Pada tanggal 22 Mei 1950
Dalam upaya mengabadikan serta mempersembahkan penghargaan kepada pendahulu kita pelaku sejarah bagi IGTKI , susunan sejarah ini diawali dengan kutipan langsung dari tulisan-tulisan beliau-beliau yang terlibat langsung dalam kegiatan-kegiatan IGTKI .

l . RIWAYAT IGTKI YANG DIBUAT LANGSUNG OLEH PELAKU SEJARAH / PENDRI IGTKI IBU SRI PRABANDHARI SUDARDJO

Berikut ini adalah kutipan langsung dari tulisan beliau yang dibuat pada tanggal 27Agustus 1975 , ketika kongres ll IGTKI sedang berlangsung :

Sekilas Berdirinya
IKATAN GURU TAMAN KANAK-KANAK INDONESIA
Oleh : S.P. Sudardjo

Kata Pengantar .

Seperti selayaknya organisasi-organisasi lain , maka I.G.T.K.I pun mempunyai riwayatnya . Saya akan menjelaskan sejelas-jelasnya hal ini dan penjelasan ini juga ada kaitannya dengan Gabungan Penyelenggara Taman Kanak-Kanak Indonesia , yang pendirinya juga hampir sama . Hanya tujuannya agak sedikit berlainan . Kalau P.G.T.K.( Persatuan Guru Taman Kanak Kanak) hal profesi , maka Gop T.K.I hal penyeragaman alat-alatnya , ada waktu itu Taman Kanak-Kanak termasuk kepunyaan Pada waktu itu Taman Kanak-Kanak termasuk kepunyaann pribadi dan penyelenggara penyelenggaraannya mengajar sendiri . pendapatannya untuk menambah dapur disamping membayar guru-guru (kalau tak terpegang sendiri) , alat-alat dan perawatan gedungnya .

Riwayat asli ditanda-tangani dan disertai potret-potret pendiri supaya tidak dianggap “isapan jempol” belaka , disimpan di secretariat P.G.T.K. (Persatuan Guru Taman Kanak-Kanak) (catatan: menurut Ibu Montolalu , potret tidak ditemukan) Pada tahun 1949 bulan Mei tanggal 20 , datanglah Ibu Siti Mariam , Guru Taman Kanak-Kanak Sri Wedari , Malang , ke Jakarta .

Ibu Mariam menemui ibu Winoto ibu Sudardjo , dengan permintaan supaya kita bersama mendirikan Persatuan Guru Taman Kanak-Kanak , dan membuat naskah ujian untuk sekolahnya guru Taman Kanak- Kanak sri Wedari , karena pada waktu itu belum da kasubsi . Waktu itu sudah ada sekolah guru Taman Kanak-Kanak di Jakarta , yang dipimpin oleh Ibu Lestari Roeljaman .Lalu kita kumpulkan semua guru Taman Kanak-Kanak yang ada di Jakarta pada 22 Mei 1950 . Semua ada 36 guru dan bekas guru Taman Kanak-Kanak . Ibu D.Roem dan Ibu Juanda berkenan hadir juga pada pertemuan tersebut .

Setelah promotor menerangkan maksud dan tujuan berkumpul guru TK dan hadirin setuju mendirikan organisasi P.G.T.K. maka dilanjutkan membentuk pengurusnya dan Susunan Pengurus sebagai berikut:

Ketua         : IbuS.Pd. Sudardjo (T.K. Melati)
Penulis     : IbuSatia (T.K. BungaHarapan)
Bendahara     : Ibu S. Winoto (T.K. Widuri)
Pembantu     : Ibu Ida (T.K. Ida)
: Ibu soekarno
: Ibu Soekardjo
Penasehat     : Ibu D. Roem

TujuanOrganisasi :
Azaz / Tujuan :Memupuk (Esprit de Cops) diantara guru-guru TK

  1. Mempersatukansemua guru Taman Kanak-Kanak
  2. Mengadakanaplikasikursus .
  3. Menyeragamkandaftarpelajaran .
  4. Menyelenggarakan aktivitas-aktivitas kearah kemajuan

Keputusannya :

22 Mei 1950 SEBAGAI BERDIRINYA PERSATUAN GURU
TAMAN KANAK-KANAK .

Kegiatan-kegiatan :

Pengembangan Organisasi dengan cara member tahukan kedaerah secara beranting mengirim surat ke T.K. yang kita kenal .Pokoknyadimana ada Taman Kanak-Kanak kita kirim surat supaya bergabung .Walaupun ibu Satrio yang sekarang menjadi penasehat kami bukan guru, akan tetapi beliau seorang simpatisan guru T.K. dan mendirikan sekolah Taman Kanak-Kanak.
Beliau mengadakan aplikasi kursus dirumah beliau ,untuk guru-guru . Tahun 1953 Inspeksi Pendidikan TK didirikanoleh Dep. P & K untukSupervisi TK-TK , SGTK Negeri/Swasta dengan 575 guru Tk . Padatahun 1954 kita merasakan perlunya didirikan Gabungan Sekolah Taman Kanak-Kanak yang anggotanya hanya penyelenggaranya TamanKanak-Kanak.
Gabungan tersebut yang akan membuatalat-alat dangedung Taman Kanak-Kanak dan usaha kebun Taman Kanak-Kanak .Kami berkumpul , dirumah Ibu Roem dan beliau kami minta supaya menjadi ketuanya . Beliau sangat sibuk dan menunjuk Ibu Pudjo supaya menjadi ketua. Pengurusnya adalah :
Ketua         : IbuPudjo
WakilKetua     : Ibu S.P. Sudardjo
Penulis     : Ibu satrio
Bendahara     : Ibu Sri Sukarno
Pembantu     : Ibu Soekardjo

P.G.T.K. mulai popular , tetapi ada pasang surutnya .

  1. Dari tahun 1951-1956 diketuai oleh Ibu S.P. Sudardjo
  2. Dari tahun 1957-1961 IbuSoenarti
  3. Dari tahun 1962-1963 Ibu Mien Djaya
  4. Tahun 1964 kembalikepemimpintahun 1951 Ibu S.P. Sudardjo

Pada 20 Mei 1966 kita merayakan Ulang Tahun PGTK dengan berkemah di bungalow sekitar cimanggis Jawa Barat .Banyak yang datang, disamping Jakarta Raya.
Ikut serta Ibu Marta kusuma dan Bapak Soetarto N.D. dari Dinas. Alangkah senang nya kita berkemah disana sambil membicarakan persatuan kita selanjutnya .Pengurus Guru Taman Kanak – Kanak mulai pesat jalannya hingga kini ,dan sekarang menjadi Ikatan Guru Taman Kanak-
Kanak Indonesia padaKongres l di Bandung tahun 1969.

Tahun 1952 sayajumpaIbuS.Darmadji di Washington .setelah beliau kembali , maka Gabungan Sekolah Taman Kanak-Kanak di panggilnya di jalan Cilacap dan beliau ikut menanganinya . Tahun 1965 bulan Juli atas dorongan Ibu Martakusuma Kepala Subdit yang pertama ,Gabungan Taman Kanak-KanakmengadakanKongres yang pertama di Koni . Sebagai pimpinan panitia penyelenggara Ibu Satrio. Sampai sekarang Gabungan Sekolah Taman kanak-Kanak merupakan salah satu dari 3 komponen , Semoga riwayat ini bermanfaat bagi kita semua dan Tuhan melindungi kita .

Sekilas Riwayat/CV almarhumah Ibu S.P. Sudardjo (Sumber :dari Ibu Sri Handhari Sudardjo , putri sulung beliau yang sekarang pengurus TK sampaghita l dan yang didirikan pada tahun 1949).
Nama lengkap         : Sri Prabandandhari Sudardjo
Tempat/tgl.lahir     : Cimahi , 10 April 1922.

2. Riwayat Pendidikan Sekolah Guru Belanda Pada Agustus 1952 mendapat beasiswa untuk melanjutkan Pendidikan di Indiana University Amerika Serikat , Program Khusus Early Childhood and Elementary Education .

  1. Riwayat Hidup
    -Sebagai Guru/Ka TK Melati/Sampaghita yang beliau kelola sendiri
    -Guru disekolah Belanda di Jakarta
    -Guru di sekolah Dasar Jepang ‘Dai Sichi” di Jakarta
    -Menikah pada tahun 1946 dengan bapak S. Sudardjo , seorang kontraktor lulusan Akademi Technik Nasional , di Jakarta Beliau memiliki 2 orang putri, dan 3 orang putra.
    -Pada tanggal 15 November 1949 mendirikan TK Melati di Kepu Selatan Jakarta Selatan
    -Tahum 1954 membangun gedung yang lebih besar di JL.Abd.Rachman Saleh Jakatra Pusat , dan JL.Birah Jakarta Selatan.
    -Tahun 1967 atas anjuran Mentri Pendidikan TK Melati diganti nama dengan TK Sampaghita (yang artinya juga bunga melati dalam bahasa Tagalog) , agar tidak sama dengan TK-TK melati yang di bubarkan oleh pemerintah yang didirikan gerwani saat itu .
  • Tahun 1971 membuka SD
  • Tahun 1975 membuka SMP
  • Tahun 1978 beliaumerencanakanmembuka SMA , namunbeliau agak sering sakit , danwafat di RS Pertamina Jakarta padatanggal 19 Maret 1979

Adapun riwayat beliau sebagai Ketua Umum dan pendiri IGTKI , sudah terbaca dengan jelas pada riwayat IGTKI di atas yang beliau tulis sendiri . Beliau mengeluti Pendidikan Taman Kanak-Kanak sejak tahun 1949 ,dalam usia 27 tahun , dan beliau wafat ketika menjabat Ketua Umum IGTKI periodell Tahun 1975-1979 .

ll . PERUBAHAN NAMA
Pada tanggal 24 Mei 1964 : Persatuan Guru Taman Kanak-Kanak , diganti menjadi Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) .

lll . KONGRES PERTAMA IKATAN GURU TAMAN KANAK2 INDONESIA
Tanggal 28-30 Agustus 1969 di Bandung
PadaKongres l (pertama) nama P.G.T.K. sudah menjadi Ikatan Guru Taman Kanak2 (IGTKI) .

KEPUTUSAN KONGRES PERTAMA IKATAN GURU TAMAN KANAK2 INDONESIA
Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa Kongres Pertama Ikatan Guru Taman Kanak2 Indonesia (IGTKI) yang berlangsung dari tanggal 28 s/d 30 agustus 1969 di Bandung telah selesai dengan selamat . Adapun hasilnya sebagai berikut :
Mendengar dan Memperhatikan prasaran2 dan ceramah2

  1. Bapak Dr. Fadjar, yang berjudul : “Guru Taman Kanak-Kanak Dalam Pembinaan Mental”.
  2. Bapak Dr.Winarno Surachmad M.Ed, yang berjudul “Prinsipprinsip Pembinaan Pendidikn Guru di Indonesia Dewasa ini”.
  3. Bapak Anwar Jasin M.Ed, yang berjudul : “ Organisasi “I.G.T.K.I ”.
  4. Ibu Dra. Mien Warnaen, yang berjudul : “ Guru T.K. Dalam Masyarakat”.
  5. Bapak Dr.Gambiro Prawirosudirdjo yang berjudul “Kesehatan Anak Prasekolah Sebagia Bekal Untuk Hari Kemudian”.
  6. Tanggapan2 , saran2 , para peserta kongres . Mengingat : Thema Kongres “Guru Taman Kanak2 dalam Pelita” Mengingat pula
  7. Mukadimah Anggaran Dasar IGTKI
  8. Mukadimah UUD 1945 dari Bab lll pasal 31
  9. Keteapan MPRS No. XXVll/MPRS/1966
    Menimbang : Pentingnya pendidikan pada umumnya, khususnya di Taman Kanak-Kanak Menetapkan : Dengan memohon inayah dan hidayah Allah S.W.T

MEMUTUSKAN
Menyatakan berlaku syahnya AD/ART IGTKI yang telah disempurnakan dalam kongres ini . Susunan Pengurus Besar IGTKI untuk periode tahun 1969-1972 adalah sebagai berikut :
Ketua Umum          : Ny. S.P. Sudardjo
Ketua l              : Ny. B.E.F. Montolalu
Ketua ll           : Nn. Chasimar B.A
Sekretaris Umum      : Ny. A.B. Marda Yusuf
Sekretaris l          : Ny. Zaimar Dharmansyah
Sekretaris ll          : Ny. Anggarijani Wignyopranoto
Bendahara l          : Ny. I.A. Tobing
Bendahara ll           : Ny. Djamisah
Pembantu Umum       : Warastri, Asmara Noorhaedah

Bidang – Pendidikan & Kebudayaan :……….

  • Sosial-Ekonomi :……….
  • Organisasi :……….
  • Hubungan Masyarakat(Humas) :……….
    Program kerja Pengurus Besar IGTKI untuk Periode th. 1969-1972 sebagai berikut :

1 . program Umum (jangka panjang)
a. Pembinaan Organisasi
b. Turut serta secara aktif melaksanakan dan mensukseskan Pelita dibidang Pendidikan
c. Meningkatkan kesejahtraan anggotanya
d. Mengadakan hubungan kerja sama dengan organisasi lain yang seazas dengan IGTKI2 .

Program Khusus (jangka pendek)
a. Segera menyebarluaskan hasil kongres keseluruh Anggota melalui P.D. dan Cabang
b. Menyeragamkan adminitrasi organisasi
c. Mengusulkan kepada Pemerintah agar memperbanyak tempat rekreasi bagi kanak-kanak terutama di daerah-daerah .
d. Memperjuangkan kelebihan uang jam kelebihan mengajar bagi guru T.K. sesuai dengan P.P. No. 62 th. 1967 tentang jam wajib mengajar bagi guru-guru
e. Memperjuangkan kepada Unicef dan Care melalui Pemerintah anak2 T.K. di indonesia untuk mendapat susu dan obat-obatan
f. Mengadakan kerja sama dengan PGRI
g. Menganjurkan kepada seluruh anggota IGTKI agar aktif dalam kepramukaan
h. Mengusulkan kepada Pemerintah cq. Dippras agar mengadakan rapat segitiga (Dippras. GOPTKI, IGTKI) guna menciptakan sama yang baik untuk Kanak-Kanak . Selambat-lambatnya
pertengahan tahun 1970 mengadakan Leadership Training Centre yang bertempat didaerah yang diikuti oleh Pengurus Besar dan Pengurus Daerah . Bandung, 30 Agustus 1969 Sidang Pleno Ketua Sidang, Sekretaris Sidang Ttd. (Ny. K.H. Nurjono) ttd. (Ny. J. Dawud) Catatan Penting : Pengurus Besar mengalami berbagai kesulitan dan kendala terutama sehubungan dengan sangat berjauhan jarak tempat tugas para pengurusnya, sehingga rapat-rapat Pbpun sulit dilaksanakan karena waktu, transportasi, maupun biaya. (Ibu Marda Yusuf di Ujung Pandang dan Ibu Djamisah di Bandung). Hal ini sampaikan pada KONPUS di Wonocolo Surabaya, dan diputuskan sejak saat itu bahwa Para pengurus IGTKI harus berdomisilisi ditempat kedudukan pengurus yang bersangkutan .

IV . KONGRES IKATAN GURU TAMAN KANAK-KANAK INDONESIA ( I G T K I) diselenggarakan di Jakarta tanggal 25s/d 28 Agustus 1975

Salinan :
KEPUTUSAN KONGRES II IKATAN GURU TAMAN KANAK-KANAK INDONESIA
Tanggal 25 s/d 28 Agustus 1975
Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, setelah Menimbang

  1. Amanat Ibu Tien Suharto
  2. Sambutan Bapak Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah
  3. Sambutan Bapak Wakil Gubernur DKI Jaya .
  4. Sambutan dari DPP GOPTKI
  5. Prasaran Bapak Dirjrn Pendidikan Dasar dan Menengah
  6. Prasaran Bapak Prof.Dr.Winarno Surachmad
  7. Prasaran Ketua Umum PB PGRI8. Prasaran Ibu Ka Sub Dit Pembinaan Taman Kanak-Kanak Direktorat Pendidikan DasarMemperhatikan :
  8. Laporan Pengurus Besar IGTKI
  9. Laporan-laporan Pengurus Daerah IGTKI
  10. Tanggapan, diskusi, dan saran-saran dalam Sidangsidang.
    Memutuskan l. Mengesahkan Keputusan hasil pemilihan pengurus Besar IGTKI periode 1975-1979 sebagai berikut :
    Ketua Umum         : Ibu S.P. Sudardjo
    Ketua l         : Ibu B.E.F. Montolalu
    Sekretaris Umum     : Ibu Martha Damrah
    Sekretaris l         :Ibu TutiKusyen
    Bendahara         : IBU I.A.L. Tobing
    Bidang organisasi     : Ibu Opih Zainal
    ll. Mengesahkan Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga IGTKI yang telah disempurnakan .
    lll. Mengesahkanatribut-atribut IGTKI yaitu
  11. Lambang
  12. PapanNama
  13. Mars IGTKI
  14. PakaianSeragam
  15. Cap / Stempel
    lV.MenentukanPengurusanmengenaiRencanapengintegrasian IGTKI kedalam PGRI, sesuai dengan prinsip IGTKI, bahwa IGTKI adalah suatu organisasi Guru TK yang bersifa totonom dan mempunyai AD / ART sendiri .Menyerahkan kebijaksanaan mengenai pengintegrasian IGTKI kedalam PGRI kepada Pengurus Besar IGTKI dengan catatan :
  16. Tidak keberatan dengan kebijaksanaan Pemerintah dalam hal penyatuan organisasi-organisasi seprofesi dalam satu wadah .
  17. Pelaksanaannya IGTKI menungguwaktu yang favourable dengan memperhitungkan
    a. IGTKI menginginkanhakotonom
    b. IGTKI
    menginginkan kerjasama dengan tiga komponen Pendidikan Prasekolah tetap berjalan seperti biasa .
    c. Secarafungsional IGTKI tidak dapat dimasukan kedalam Bidang Sekretaris Kewa nitaan PGRI
    SelanjutnyaadalahusulankepadaPemerintah, GOPTKI, PengurusBesar IGTKI yang tidak terbaca.
    Jakarta, 28 Agustus 1975 PENGURUS BESAR Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia

V . KONGRES III IKATAN GURU TAMAN KANAK-KANAK INDONESIA (I G T K I) yang diselenggarakan di semarang tanggal 22 s/d 26 september 1980
Dimulai dari Kongres lll inilah Pengurus Besar IGTKI mengabdikan seluruh kegiatan dan hasil kongres dalam sebuah buku, yang ternyata sekarang dapat kita rasakan sangat bermanfaat karena hasil kongres merupakan dokumen yang sangat penting dan berharga, tidak mudah hilang dan tidak mudah rusak .

  1. Penyelenggaraan Kongres lll IGTKI yang sedianya diselenggarakan pada tahun 1979, ternyata ditunda selama kira-kira satu tahun karena Ketua Umum PB IGTKI Ibu S.P. Sudardjo sakit dan wafat pada tanggal 19 Maret 1979. Pimpinan seterusnya di pegang oleh Ibu B.E.F. Montolalu selaku ketua l, yang berhasil menyelenggarakan Kongres lll IGTKI pada tanggal 22-26 September 1980 di Gedung BPG Srondol, Semarang, Jawa Tengah .
  2. Hasil Keputusan-Keputusan Penting
    Nomor l : Mensahkan Pengurus Besar IGTKI Periode 1980-1984 terpilih, Sebagai berikut
    Pelindung         : Ibu Tien Soehato
    Penasehat         : Ibu Is Satrio
    Ketua Umum         : Ny. B.E.F. Montolalu
    Ketua l             : Ny. Opih Zainal
    Sekretaris Umum     : Ny. S. Pinardi
    Sekretaris l         : Ny. S. Burhanuddin
    Bendahara         : Ny. Ani Sumarni
    Kemudian Pengurus terpilih Rapat di kediaman Ibu Is Satrio , Jl. Ki S. Mangunsarkoro Jakarta Pusat, untuk melengkapi kepengurusan, sebagai berikut .
    Ketua ll         : Ny. Nanny Yahya Sabli
    Sekretaris ll         : Ny. Yosokumoro
    Bendahara l         : Ny. Baiyar Asmam
    Pembantu Umum :
  • Bidang Organisasi : Ny. Anggariyani Wignopranoto
  • Bidang pendidikan : Ny. S.A. Suharto
    Nomor ll : Mensahkan Hasil Keputusan Sidang-Sidang Komisi :
  • Komisi A : Bidang Organisasi
  • Komisi B : Bidang Pendidikan
  • Komisi C : Bidang kesejahteraan
  • Komisi D : Bidang Kerja Sama Tiga
    Komponen Pendidikan Tama Kanak-Kanak .
    Nomor lll : Mensahkan atribut IGTKI yang disempurnakan, yaitu :
    -Lencana IGTKI
    -Papan Nama
    -Pakaian SeragamAD/ART
    Nomor IV : Menentukan Sikap Hubungan Kerja sama yang lebih baik dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sebagai berikut :
    Menyambut baik Keputusan Kongres XIV PGRI, yang menyangkut Pendidikan Taman Kanak-Kanak, yaitu susunan PB PGRI, Sekretaris Bidang Pendidikan Prasekolah. , Memanfaatkan wadah tersebut tanpa mengintegrasikan Organisasi IGTKI ke dalam organisasi PGRI .
    Nomor V : Mengajukan usul / sara, / harapan kepada :
    a. Pemerintah cq Departemen Pendidikan dan Kebudayaan .
    b. Gabungan Organsasi Penyelenggara Tama Kanak-Kanak .
    c. Pengurus Besar IGTKI, antara lain :
  1. Agar kongres IGTKI diselenggarakan pada waktu libur .
  2. Agar membuat program kerja serta menyebarluaskan ke daerah .
  3. Agar membuat contoh laporan berkala organisasi .
  4. Agar menerbitkan bulletin .
  5. Agar membuat naskah Surat keputusan pengesahan, dan pelantikan pengurus .
  6. Agar mengusahakan diadakan Pekan Olah Raga dan Seni (PORSENI) Tingkat Nasional yang dikaitkan dengan konges / Konpus IGTKI .
  7. Agar diusahakan pendirian yayasan IGTKI .
  8. Agar menginstrusikan kepada anggota IGTKI membantu kegiatan pemerintah setempat khususnya dalam pengelolaan Karang Balita .

VI. KONGRES IV IKATAN GURU TAMAN KANAKKANAK INDONESIA ( I G T K I) yang diselenggarakan di Jakarta tanggal 2 s/d 6 Februari 1985
Kongres IV IGTKI diselenggarakan pada 2-6 Februari 1985 di Wisma Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur . Keputusan penting yang merupakan tonggak sejarah dalam perjalanan IGTKI adalah :
Manunggalnya IGTKI ke dalam PGRI, Mandiri ke dalam IGTKI ; yang berarti bahwa IGTKI masih tetap bebas melaksanakan segala kegiatan seperti biasa, bekerja sama dengan instansi maupun lembaga apa saja yang terkait, termasuk PGRI sebagai mitra sejajar . Pengurus Besar IGTKI menjadi Pengurus Pusat IGTKI-PGRI .

Selanjutnya PB PGRI mengeluarkan SK No. 903 Tahun 1986, dimana posisi Sekbid prasekolah dalam Susunan Pengurus PGRI dari tingkat Pusat sampai daerah , diduduki oleh Ketua IGTKI pada jenjang kepengurusan tersebut , secara bertahap . Susunan dan Personalia Pengurus Pusat IGTKI-PGRI Masa Bakti IV (1985-1989)
Pelindung         : Ibu Tien Suharto
Penasehat         : Bapak Drs. Sudardjo / kasubdit PTK Direktorat Pendidikan Dasar
Ketua Umum         : Ny. B.E.F. Montolalu
Ketua l                    : Ny. Opih Zainal
Ketua ll         : Ny. Nanny Yahya Sabli
Sekretaris Umum     : Ny. Anis Pinardi
Sekretaris l         : Ny. Supiyani BurhanuddinSekretaris ll : Ny. Tuti Amiaji
Bendahara Umum     : Ny. Nuryuliar Sarwono
Bendahara l         : Ny. Samsiah Lukman
Pembantu Umum     : Ny. Sabina Ticoalu

VII . KONGRES V IGTKI-PGRI yang diselenggarakan di
Yogyakarta tanggal 21-26 Juni 1990
Kongres V IGTKI-PGRI diselenggarakan pada tanggal 21-26 Juni 1990 di Gedung Probosutedjan, Yogyakarta . Keputusan penting organisasi diantaranya ialah

  • Kegiatan Nasional : Kongres dan PORSENI diselenggarakan satu kali dalam satu masa bakti kepengurusan (lima) tahun di Jakarta, sedangkan konpus di daerah (luar Jakarta) .
  • Memprogramkan Pembinaan Organisasi dan profesi .

Susunan dan personalia PP IGTKI-PGRI Masa Bakti V (1990-1995)
Ketua Umum         : Ny. B.E.F. Montolalu W
Ketua             : Ny. Anis Pinardi
Ketua             : Ny. Sabina Ticoalu
Ketua             : Ny. Nanny Yahya Sabli
Sekretaris Umum     : Ny. Supiyani Burhanuddin
Sekretaris         : Ny. Tuty Amiadji
Sekretaris         : Nn. Warastri
Sekretaris         : Ny. Nuryuliar Sarwono
Bendahara Umum     : Ny. Opih Zainal
Bendahara        : Ny. Samsiah Lukman
Bendahara         : Ny. Wuryanti Supriadi
Pembantu Umum : Ny. Harimah D

VIII . KONGRES VI IGTKI-PGRI yang diselenggarakan di
Jakarta tanggal 26-28 Juni 1995
Kongres VI IGTKI-PGRI diselenggarakan pada tanggal 26-28 Juni
1995 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta .
Peristiwa penting dalam Kongres VI yang perlu dicatat dalam Sejarah
IGTKI adalah : Upacara Pembukaan Kongres VI diterima oleh Ibu Try
Sutrisno di Istana Wapres tanggal 26 juni 1995. Program ditekankan
pada pembinaan administrasi organisasi dan SDM PKB TK 1994
Susunan dan personalia PP IGTKI-PGRI Masa Bakti VI (1995-2000)
Pelindung : Ibu Tien Soeharto
Dewan Penasehat : 1. Direktur Pendidikan Dasar
Bapak Drs. Djauzak Ahmad

  1. Ketua Umum PB PGRI
    Bapak H. Basyumi Suriamiharja
    Ketua Umum : Ny. B.E.F. Montolalu W
    Ketua : Hj. Nanny Yahya SabhKetua : Ny. Titik S.M.
    Ketua : Dra. Kamsanah HDM Sekretaris Umum
    Ny. Supiyani Burhanuddin
    Sekretaris : Hj. Sekarningsih
    Sekretaris : Dra. Hj. Yulfia Sudjono
    Sekretaris : K. Sukamti
    Bendahara Umum : Hj. Opih Zainal
    Bendahara : Hj. Samsiah Lukman
    Pembantu Umum :Ny. Rustiari
    IX . KONGRES VII IGTKI-PGRI yang diselenggarakan di
    Bandung tanggal 11-14 juli 2005
    Kongres VII diselenggarakan pada tanggal 11-14 Juli 2005 di Kota
    Lembang, Jawa Barat .
    Hal penting yang perlu dicatat dalam sejarah adalah : Ibu B.E.F.
    Montolalu W. Yang sudah 4 periode menjabat sebagai Ketua Umum
    IGTKI dari tahun 1980-2000 menyerahkan tongkat estafet
    kepemimpinan PP IGTKI-PGRI kepada kader-kader penerusnya .
    Susunan dam Personalia PP IGTKI-PGRI Masa Bakti VII (2000-2005)
    Dewan Penasehat : Direktur Pendidikan Dasar
    Ketua Umum Umum PB PGRI
    Ny. B.E.F. Montolalu W.
    Ketua Umum : Dra. Hj. Opih R. Zainal
    Ketua :Dra. Hj. Supiyani Burhanuddin
    Ketua : Dra. Kamsanah HDM
    Ketua :Dra. Hj. Nanny Yahya Sabli
    Sekretaris Umum : Ny. Sumiati Eddy
    Sekretaris : Hj. Farida Yusuf, S.Pd
    Sekretaris : Hj. Sekarningsih
    Bendahara Umum : Hj. Fatmah Bachtiar
    Bendahara : Katharina Sukamti
    X . KONGRES VIII IGTKI-PGRI yang diselenggarakan di
    Jakarta tanggal 2-4 Desember 2005
    Susunan dan Personalia PP IGTKI PGRI Masa Bakti VIII (2005-2010)
    sebagai berikut:
    Dewan Penasehat : 1. Direktur Pendidikan SD/TK
  2. Ketua Umum PB PGRI
  3. Ny. B.E.F. Montolalu W.
  4. Prof, Dr. Anah Suhaenah Soeparno
    Ketua Umum : Dra. Hj. Opih R. Zainal
    Ketua : Hj. Farida Yusuf S,PdKetua : Ny. Sumiati Eddy
    Ketua : Dra. Hj. Supiyani B
    Sekretaris Umum : Ny. Supinah S,Pd
    Sekretaris : Ny. Sri Sarwati
    Sekretaris : Drs. Hj. Nanny Suharnie Yahya S
    Sekretaris : K. Sukamti
    Bendahara Umum : Hj. Fatimah
    Bendahara : Ny. Siti Noorjanah
    Bendahara : Hj. Atit Tridaya
    Pembantu Umum : Dra. Kamsanah HDM
    Dra. Sri Mulyani
    Mulyono
    Hj. Ir Siti Solati
    XI. Kongres IX IGTKI-PGRI yang diselenggarakan pada tanggal
    3-5 Desember 2010 di Grand Cempaka Jakarta
    Susunan dan Personalia PP IGTKI PGRI Masa Bakti IX (2010-
    2015) sebagai berikut:
    Dewan Penasehat : 1. Direktur P. Pendidikan Anak Usia Dini
  5. Ketua Umum PB PGRI
  6. BEF. Montolalu
  7. Dra. Hj. Opih R. Zainal
    Ketua Umum : Hj. Farida Yusuf, M.Pd
    Ketua : Sumiaty Eddy
    Ketua : Hj. Dainas
    Ketua : Poppy Sumaeni Nur, A.Ma.Pd
    Sekretaris Umum : Hj. Supinah, M.Pd
    Sekretaris : Dra. Hj. Supiyani Burhanuddin
    Sekretaris : Enywati, S.Pd
    Bendahara Umum: Sri Nuskah, S.Pd
    Bendahara : Hj. Fatmah, S.Pd
    Bendahara : Hj. Yeti Herayati,S.Pd, MM
    Bidang Organisasi : Hj. Yustini Agus
    Bidang Pendidikan dan Profesi : Dra. Lusia Sri Sutanti, MM
    Bidang Humas,Kesejahteraan dan Porseni : Hj. Atit Tridaya

XII. PENGETAHUAN SEPUTAR TUGAS DAN FUNGSI IGTKI

  1. Konpus, PORSENI, dan Kegiatan Nasional terkait :
    a. Konpus periode 1 (1969-1972) diselenggarakan di wonocolo Surabaya
    b. Konpus periode ll (1975-1980) dikaitkan dengan lokakarya Kepemimpinan Tinngkat Nasional pada tanggal 1-6 Juli 1977 di TK Adik Irma Suryani Jakarta
    c. Tanggal 11-14 April 1978 lokakarya kepemimpinan ll di Wisma PHI Cempaka Putih, diteruskan studi Bandung ke Malaysia dan Singapore, diikuti 350 guru TK
    d. Tanggal 6-8 Desember 1982 Konpus Masa Bakti III dikaitkan dengan PORSENI di gedung dan Gelanggang Sumantri Brojonegoro, Jakarta .
    e. Tahun 1986 Konpus l Masa Bakti IV dikaitkan dengan PORSENI ll di sukolilo, Surabaya
    f. Tanggal 5-8 Februari 1989 Konpus ll Masa Bakti IV dikaitkan dengan PORSENI lll Wisma Aneka Senayan Jakarta
    g. Tanggal 27-29 Juni Konpus l Masa Bakti V di Manado, Sulawesi Utara
    h. Tahun 1993 PORSENI IV IGTKI di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta
    i. Tahun 1996 Konpus l Masa Bakti VI diHotel-swarna Dwipa Palembang Buku pintar dikeluarkan memuat pedoman administrasi IGTKI
    j. Tahun 1998 PORSENI V dikaitkan dengan Pengkaderan Organisasi di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta
    k. Tahun 1999 Konpus ll Masa Bakti VI di Gedung BPG Denpasar Bali
    l. Tahun 2001 Konpus l Masa Bakti VII di Lampung
    m. Tahun 2002 Semiloka Nasional OR dan Seni TK di Hotel Wisata Jakarta
    n. Tahun 2003 PORSENI Nasional VI di Hotel Wisata Jakarta
    o. Tahun 2004 Konpus ll Masa Bakti Vll di Hotel Losari, Makasar
    p. Tahun 2006 Konpus l Masa Bakti VIII di Samarinda, Kalimantan Timur, dibuka secara resmi, oleh Ibu Hj. Mufidah Yusuf Kala
    q. Tahun 2007 Semiloka pendidikan Seni dan Olah Raga untuk usia TK di Jakarta
    r. Tahun 2008 PORSENI Nasional VII di Jakarta
    s. Tahun 2009 Konpus II Masa Bakti VIII di Pekan Baru Riau
    t. Tahun 2010 Kongres IX di Jakartra
    u. Tahun 2011 Konkernas I Masa Bakti IX di Provinsi Banten
    v. Tahun 2012 Semiloka Nasional Porseni di Puri Duyung Ancol Jakarta
    w. Tahun 2013 Porseni Nasional VIII di Jakarta
    x. Tahun 2014 Rakernas II Masa Bakti IX di Semarang, Jawa Tengah
    y. Tahun 2015 Kongres di Jakarta.
  2. Bulletin IGTKI
    Dalam rangka memenuhi amanat Kongres IV, PP IGTKI-PGRI dengan susah payah berupaya menertibkan Bulletin sesuai amanat tersebut . Dengan bermodal dari sedikit uang kas dan sebagian dari patungan para pengurus sebagai pinjaman, terbitlah bulletin IGTKI yang, diterbitkan satu kali dalam tiga bulan, dengan nama : “BALADA GURU TK”
    a. Balada No. 1 terbit tepat HUT IGTKI 22 Mei 1988
    b. Balada No. 2 terbit pada HUT RI 17 Agustus 1988
    c. Balada no. 3 & 4 pada bulan Februaru 1989
    Sangat disayangkan Balada No. 5 dan seterusnya tidak muncul karena keterbatasan dana (biaya pengiriman mahal, tidak sebanding dengan uang yang masuk dari seluruh provinsi).
  3. Sekilas Riwayat Kurikulum TK
    a. Tahun 1958 Pemerintah mengeluarkan buku “PEDOMAN TENTANG PENDIDIKAN TK”
    Dikeluarkan oleh : Jawatan Pendidikan Umum Urusan TK Jakarta. Inspeksi Pusat Pengajaran Rendah Kepala Urusan TK : Ibu S. Cindarbumi
    a. Tahun 1964 “RENCANA PENDIDIKAN TK DAN SEKOLAH
    DASAR”
    Dikeluarkan oleh : Direktorat Pendidikan Dasar / Prasekolah
    Departemen Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Jakarta 1964
    b. Tahun 1968 “KURIKULUM TK” Dikeluarkan oleh : Direktorat Pendidikan Dasar, Prasekolah, dan Pendidikan Luar biasa.
    Direktorat Jendral Pendidikan Derpartemen Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta 1968
    c. Kurikulum TK tahun 1976
    d. Kurikulum TK tahun 1976 Yang Disempurnakan pada tahun 1984 ditambah Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa (PSPB)
    e. Program Kegiatan Belajat ( PKB )TK Tahun 1994
    f. Kurikulum Berbasis Kompetensi (Kurikulum TK dan RA Tahun 2004) 4.3. Komponen Pendidikan Taman Kanak-Kanak pada tahun 1968 ketika Ibu S.P. Sudardjo dan Ibu S. Darmadji sudah berada di tanah air sepulang beliau belajar dari Amerika,beliau bersama kerabat yang lain sepakat mendirikan 3 Komponen Pendidikan TK melalui forum RAKERNAS PENPRAS ll pada tahun 1973, dikukuhkan dengan nama : TIGA KOMPONEN GERAKAN PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK . Sampai sekarang Direktorat TK/SD setiap tahun menyelenggarakan “PERTEMUAN
    TIGA KOMPONEN PENDIDIKAN TK”

Share and Enjoy !

0Shares
0